Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
SAFITRI, NURLIA
Andayani, Ari
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-13 01:16:15
Abstract :
Prevalensi BBLR di Indonesia terdapat 6,2% kasus, di Provinsi
Lampung terdapat 2,2%, dan di Kabupaten Lampung Timur terdapat 3,4%.
Terdapat faktor yang berhubungan dengan kejadian BBLR yaitu riwayat anemia,
umur, dan paritas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan anemia usia
dan paritas ibu melahirkan dengan kejadian BBLR di Rumah Sakit Ibu dan Anak
Asih Metro tahun 2021.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif dengan rancangan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh bayi baru lahir di RS Muhammadiyah Kota Metro tahun 2021 dengan
jumlah 802 bayi dengan kasus jumlah BBLR sebanyak 67 kasus. Sampel daam
penelitian ini menggunakan perbadingan 1:1 sehingaa jumlah sampel pada
kelompok kasus 67 BBLR dan kontrol 67 BBLN Penelitian ini menggunakan data
sekunder berupa catatan rekam medis. Analisis data menggunakan analisis
univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (chi square).
Hasil : Ibu yang mengalami anemia pada kelompok kasus 30 (44,85) dan pada
kelompok kontrol 17 (25,4%). Ibu yang berumur besiko pada kelompok kasus 13
(19,4%) dan pada kelompok kontrol 30 (44,8%). Sedang ibu dengan paritas
berisiko pada kelompok kasus 32 (47,8%) dan pada kelompok kontrol 17 (25,4%).
Hasil analisis bivariat diapatkan ada hubungan anemia, umur, dan paritas dengan
kejadian BBLR (p value = 0,030; 0,002; 0,033).
Simpulan : Faktor yang paling berisiko terhadap kejadian BBLR adalah anemia
dengan OR 2,385. Terdapat faktor lain yang dapat menyebabkan kejadian BBLR,
oleh sebab itu diharapkan ibu hamil dapat mempertahankan ketahanan fisik untuk
menghadapi proses persalinan dengan cara menjaga pola nutrisi.