Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
IDHARUDDIN, NUR FAJRI
Cahyaningrum, Cahyaningrum
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-14 01:25:34
Abstract :
KB atau keluarga berencana merupakan suatu program dari pemerintah untuk
menekan angka kelahiran dan mengendalikan pertumbuhan penduduk yang
berlebih. KB suntik adalah jenis KB yang memiliki kandungan hormonal, jenis
KB suntik terdiri dari KB suntik 1 bulan dan KB suntik 3 bulan. Masalah yang
mungkin muncul dari KB suntik ini adalah amenore (tidak dapat haid), perdarahan
/perdarahan bercak (spotting), meningkatnya berat badan. Metode penelitian
adalah penelitian analitik dengan desain cross sectional yaitu studi epidemiologi
yang mempelajari tentang prevalensi, distribusi maupun hubungan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan penggunaan KB suntik dengan
kejadian amenore di PMB Endah Wulansari Congkrang Muntilan dengan jumlah
responden 43 akseptor. Hasil penelitian hubungan penggunaan KB suntik dengan
kejadian amenore diproses dengan menggunakan uji chi square didapat nilai
signifikansi p = 0,001 (p< 0,05), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak.
Penggunaan KB suntik dapat mengakibatkan kejadian amenore, persentase
amenore terbanyak terjadi pada jenis KB suntik 3 bulan. Bagi PMB atau bidan
hendaknya diadakan konseling dan penyuluhan yang intensif terhadap akseptor
KB suntik baru, sehingga diperoleh pemahaman terkait dengan risiko terjadinya
kejadian amenore setelah penyuntikan ulang kontrasepsi.