Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ariyani, Fera
Vistra, Veftisia
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-14 06:30:27
Abstract :
Kunjungan posyandu lansia di Kecamatan Bintan Timur masih
rendah karena belum mencapai target 70%. Keberhasilan kunjungan posyandu lansia
salah satunya dipengaruhi oleh keaktifan kader pada kegiatan posyandu. Faktor yang
mempengaruhi keaktifan kader adalah pengetahuan kader yang baik tentang peran
kader. Ternyata di Wilayah kerja Puskesmas Sei Lekop ada kader yang berpengetahuan
baik tetapi tidak aktif pada kegiatan posyandu dan juga ada kader yang berpengetahuan
kurang tetapi aktif pada kegiatan posyandu.
Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan kader tentang peran kader dengan
keaktifan kader posyandu di Puskesmas Sei Lekop Kecamatan Bintan Timur
Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2022
Metode : Jenis penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi
sebanyak 108 kader posyandu dan jumlah sampel 52 responden dengan teknik Quota
sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dengan
melakukan uji analisis chi-square
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki
pengetahuan tentang peran kader posyandu dalam kategori baik dan cukup sebanyak
34 responden (65,3%) dan sebagian responden aktif dalam kegiatan posyandu
sebanyak 24 responden (46,2%). Dilakukan uji Chi Square dengan nilai P value sebesar
0,042 < ? 0,05 maka Ho ditolak, artinya ada hubungan yang signifikan antara
pengetahuan kader tentang peran kader dengan keaktifan kader posyandu
Kesimpulan : Dapat disimpulkan ada hubungan antara pengetahuan kader tentang
peran kader dengan keaktifan kader posyandu di Puskesmas Sei Lekop Tahun 2022.