PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN ANAK (PMBA) SESUAI TAHAPAN PADA BALITA USIA 0-24 BULAN PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DI POSYANDU PUSTU BANGSEREH WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEPULU
KABUPATEN BANGKALAN Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
MUNAWAROH, MUNAWAROH Aliviani Putri, Risma
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-06-14 07:02:15
Abstract :
Fenomena yang terjadi di masyarakat bahwa ibu yang tidak
memberikan ASI eksklusif lebih memilih memberikan susu formula atau makanan
tambahan pada bayi usia kurang dari enam bulan. Sebagian ibu menganggap
bahwa dengan memberikan makanan tambahan pada bayi usia kurang dari enam
bulan akan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dan bayi tidak akan merasa
kelaparan lagi. Di samping itu, masih banyak ibu yang belum mengetahui cara
pemberian makanan yang benar sesuai usia balita.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara wawancara
mendalam dan observasi. Informan utama dari penelitian ini yaitu ibu yang
memiliki balita usia 0-24 bulan yang terdaftar di Posyandu pustu bangsereh
dan informan triangulasi yaitu bidan desa dan yang membantu mengasuh.
Instrumen yang digunakan adalah panduan wawancara dan lembar observasi
Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa PMBA sesuai tahapan usia 12-
24 bulan dipengaruhi tingkat pengetahuan ibu dan keluarga yang belum
mengerti akan manfaat dan tujuan dari PMBA sehingga terjadi beberapa
penyulit seperti tidak nafsu makan,sakit sehingga ibu perlu meningkatkan
pengetahuan dalam mengolah makanan yg beragam dan menarik.
Simpulan: Pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) sesuai tahapan usia
0-24 bulan pada 1000 hari pertama kehidupan banyak di pengaruhi beberapa
faktor yaitu tingkat pengetahuan, dukungan kelurga dan berapa penyulit
yang sering terjadi.