Abstract :
Salah satu penatalaksanaan kanker payudara adalah
kemoterapi. Pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi dapat mengalami
gangguan irama sirkandian berupa gangguan siklus tidur dan berakibat terjadinya
fatigue. Untuk mengurangi fatigue (kelelahan) saat kemoterapi dengan pemberian
terapi massage yang mengasilkan efek relaksasi dan mengurangi kelelahan
sehingga dapat memperbaiki sirkulasi darah dan mengurangi ketegangan tubuh
serta pengeluaran ampas tubuh semakin sempurna dengan pengeluaran racun
dalam tubuh
Tujuan : Menganalisis efektivitas terapi massage terhadap fatigue pada pasien
kanker payudara yang menjalani kemoterapi : pendekatan literature review .
Metode : Desain penelitian ini literature review dengan pendekatan systematic
review. Sumber data sekunder berupa artikel diambil dari tiga data base (PubMed,
ProQuest serta Google Scholar). Kriterian artikel yang di review yaitu rentang
waktu penerbitan jurnal maksimal 5 tahun, berbahasa Indonesia dan Inggris,
original artikel dan tersedia full teks. Artikel yang layak untuk di review sebanyak
7 artikel yaitu dua berhahasa Indonesia dan lima artikel berbahasa Inggris.
Hasil : Efektivitas terapi reflexiology paling tinggi dalam menurunkan fatigue
pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi yaitu sebesar 21,48
Saran : Pasien kanker payudara yang menkalani kemaoterapi atau keluarganya
dapat memanfaatkan terapi massage sebagai terapi komplementer dalam
mengatasi fatigue sebagai efek samping kemoterapi