Abstract :
Lansia mengalami penurunan kemampuan psikologis, kognitif,
dan meningkatnya perasaan tidak berguna. Lansia membutuhkan bantuan
lingkungannya dalam bentuk dukungan emosional keluarga, seperti mendapatkan
perhatian, didengarkan permasalahannya.
Tujuan : untuk mengetahuai hubungan dukungan emosional keluarga dengan
pemenuhan tugas spiritual lansia
Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif korelatif, dengan
pendekatan cross sectional. Populasi semua lansia di wilayah Puskesmas Jumo
Temanggung yaitu sejumlah 893 orang dari 13 dusun. Sampel sebanyak 90
responden dengan teknik propotional random sampling.instrumen yang
digunakan adalah keusioner dukungan emoisonal keluarga dan pemenuhan tugas
spiritual. Analisa data menggunakan uji Spearman Rho
Hasil : Dukungan emosional keluarga di wilayah Puskesmas Jumo Temanggung
sebagian besar dalam kategori sedang sebanyak 37 responden (41,1%). Tugas
perkembangan spiritual lansia selama pandemi Covid-19 di wilayah Puskesmas
Jumo Temanggung memiliki sebagian besar dalam kategori tinggi sebanyak 36
responden (40%).Ada hubungan antara dukungan emosional keluarga dengan
tugas perkembangan spiritual lansia, nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05) dengan
nilai r 0,552
Simpulan : Ada hubungan antara dukungan emosional keluarga dengan
pemenuhan tugas spiritual lansia, semakin tinggi dukungan emosional keluarga
semakin tinggi pila pemenuhan tugas spiritual lansia