Abstract :
Remaja berada dalam fase perubahan dari anak menuju dewasa,
dimana terjadi perubahan seksualitas dengan peningkatan libido seksual. Remaja
harus memiliki pengetahuan yang cukup agar tidak terjerumus pada perilaku
menyimpang seks pra-nikah.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku remaja
tentang seks pra-nikah.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan
crosssectional. Populasi berjumlah 131 responden dengan jumlah sampel 131
responden dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan
adalah kuesioner pengetahuan seks pra-nikah dan perilaku seks pra-nikah. Analisa
bivariat menggunakan chi square.
Hasil: Pengetahuan remaja tentang seks pranikah dalam kategori kurang sebanyak
76 responden (60,3%), perilaku remaja tentang seks pranikah sebagian besar
dalam kategori beresiko sebanyak 83 responden (63,4%) Hasil uji chi square
didapatkan p value 0,000 yang berarti ada hubungan pengetahuan dengan perilaku
remaja tentang seks pra-nikah di Desa Larangan Luwok.
Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku remaja tentang
seks pra-nikah di Desa Larangan Luwok.
Saran: Diharapkan remaja membaca buku mengenai kesehatan reproduksi dan
buku perilaku seks pra-nikah agar tidak terjerumus dalam perilaku seks yang salah
dan bagi peneliti selanjutnya dapat mengendalikan factor yang mempengaruhi
pengetahuan seperti pengalaman dan factor perilaku seperti sikap, kepercayaan
dan keyakinan.