Abstract :
COVID-19 (Coronavirus Disease 2019) menyebabkan adanya pembatasan
aktivitas terutama pada anak. Salah satu cara untuk menghindari rasa jenuh dan bosan, anak-
anak lebih tertarik untuk menggunakan gadget sebagai pengganti teman. Kurangnya
pengetahuan anak dan proteksi orang tua mengontrol anak dalam penggunaan gadget dapat
merubah kebiasaan yang buruk menjadi lebih baik terutama dalam hal kesehatan mata,
sehingga anak akan terhindar dari miopia.
Tujuan : Mengetahui gambaran pengetahuan anak terhadap kejadian miopia akibat
penggunaan gadget di era pandemi covid-19 pada siswa SMA N 1 Pringsurat.
Metode : desain penelitia yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.
Sampel diambil dengan teknik proportional random sampling. Jumlah sampel yang digunakan
yaitu 77 responden. Dengan menggunakan instrumen berupa kuisioner yang telah diuji validitas
dan reliabilitasnya.
Hasil : Hasil penelitian ini adalah pengetahuan kejadian miopia pada siswa di SMA N 1
Pringsurat pada kategori cukup yaitu sejumlah 61 responden (79,2%).
Kesimpulan : Pada tingkat pengetahuan di SMA N 1 Pringsurat berada dikategori cukup
(79,2%). Sehingga pada penelitian ini didapatkan gambaran pengetahuan remaja tentang
kejadian miopia di SMA N 1 Pringsurat pada kategori cukup.
Saran : Perawat dapat memberikan promosi kesehatan tentang kejadian miopia. Diharapkan
siswa dapat lebih mengontrol dalam penggunaan gadget.