Abstract :
Aktivitas fisik masyarakat Indonesia menurun ketika hanya di
rumah selama pandemi, 35% aktivitas fisiknya menurunkarena mengurangi
aktivitas fisik, 11% tidak melakukan aktivitas fisik di rumah selama pandemi, dan
31% orang, aktivitas fisik mereka tidak berubah bahkan ketika mereka hanya di
rumah. Aktivitas fisik ini sering dikaitkan dapat mempengaruhi kualitas tidur
remaja. Remaja membutuhkan waktu tidur normal 8-9 jam setiap harinya.
Kualitas tidur yang baik dilihat dari efisiensi tidur remaja. Tujuan : untuk
mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada remaja selama
masa pandemi.
Metode: penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross
sectional.. Populasi berjumlah 566 siswa dengan jumlah sampel 234 siswa dengan
teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan
Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Physical Activity Level (PAL). Analisa
bivariat menggunakan uji Chi Square.
Hasil: Aktivitas remaja sebagian besar dalam kategori sedang sebanyak 144
responden (61,5%), Kualitas tidur responden sebagian besar dalam kategori baik
sebanyak 145 responden (62%), Ada hubungan aktivitas fisik dengan kualitas
tidur pada remaja selama masa pandemi di SMPN 2 Tayu dengan p value 0,000
Simpulan: Terdapat hubungan aktivitas fisik dengan kualitas tidur pada remaja
selama masa pandemi di SMPN 2 Tayu.
Saran: diharapkan remaja tetap melakukan aktivitas fisik ringan hingga berat
sesuai dengan rekomendasi yakni pada aktivitas fisik ringan sampai sedang
dilakukan minimal 10 menit dan aktivitas berat dilakukan minimal 30 menit
setiap harinya.