DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN INTERAKSI TEMAN SEBAYA DENGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA PADA MASA PANDEMIK COVID-19 DI SMP N 6 SALATIGA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Masruroh, Lailatul
Wijayanti, Fiki
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2022-06-20 06:27:41 
Abstract :
Pembatasan sosial yang ditetapkan selama masa pandemik covid-19 membuat remaja harus mengurangi aktivitas mereka di luar rumah. Kondisi tersebut membuat remaja bosan, sehingga berdampak pada kesehatan mental remaja. Kesehatan mental merupakan kondisi dimana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan mental remaja adalah interaksi teman sebaya. Interaksi teman sebaya yang baik dapat mengembangkan kemampuan terkait penyesuaian diri dan regulasi diri remaja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan interaksi teman sebaya dengan kesehatan mental remaja pada masa pandemik covid-19. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan desain penelitian deskriptif korelatif, melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 741 remaja usia 12-16 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah Stratified Random Sampling dengan total sampel 260 orang. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner interaksi teman sebaya dan SRQ- 20 (Self Reporting Questionnaire) sebagai instrumen penelitian. Analisis data menggunakan chi square. Hasil : Sebagian besar responden di SMP N 6 Salatiga memiliki interaksi teman sebaya dengan kategori sedang sebanyak 152 responden (58.5%). Sedangkan kesehatan mental remaja di SMP N 6 Salatiga dalam kategori terindikasi dengan frekuensi sebanyak 157 responden (60.4%). Berdasarkan uji Chi Square, didapatkan nilai p-value (0,012) < É‘ (0,05). Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan interaksi teman sebaya dengan kesehatan mental remaja pada masa pandemik covid-19 di SMP N 6 Salatiga Saran : Berdasarkan penelitian ini, diharapkan remaja dapat memahami pentingnya interaksi teman sebaya dan gejala-gejala kesehatan mental agar tidak berdampak pada kehidupan remaja. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo