Abstract :
praktik vulva hygiene merupakan salah satu cara menjaga
kesehatan reproduksi bagi wanita. Keputihan merupakan cairan yang keluar dari
vagina namun tidak berupa darah. Praktik vulva hygiene yang baik dan benar akan
mengurangi resiko kejadian keputihan pada wanita
Tujuan: menganalisa ada atau tidaknya hubungan antara praktik vulva hygiene
dan kejadian keputihan pada remaja
Metode: penelitian ini menggunakan design penelitian deskripsi korelasi dengan
pendekatan crross sectional. Populasi seluruh siswi putri di SMA Negeri 1 Bergas
sebanyak 348 siswi dan sampel yang digunakan sebanyak 98 responden dengan
teknik purposive sampling dan menggunakan uji kendall tau-c
Hasil Penelitian: Nilai p value (0,001) < ? (0,05) artinya terdapat hubungan yang
signifikan antara praktik vulva hygiene dan kejadian keputihan
Kesimpulan: ada hubungan yang signifikan antara praktik vulva hygiene dan
kejadian keputihan pada remaja putri di SMA N 1 Bergas
Saran: bagi responden sebagai informasi praktik vulva hygiene yang benar untuk
mengurangi resiko terjadinya keputihan tidak normal dan sekolah dapat
memberikan fasilitas kepada para siswi sebagai upaya untuk menjaga kebersihan
resproduksi didalam lingkungan sekolah.