Abstract :
Tidur merupakan salah satu komponen terkait yang berada
didalam domain fisik pada kualitas hidup. Sehingga tidur menjadi salah satu yang
dapat mempengaruhi kualitas hidup pada lansia.
Tujuan : Mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kualitas hidup pada
lansia di Desa Gondoriyo Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang.
Metode : Desain penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif dengan
pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah 855 warga lansia di
Desa Gondoriyo dengan jumlah sampel 171 orang yang diambil dengan teknik
proportional random sampling. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner
PSQI dan WHOQOL-BREF. Analisis bivariat diolah menggunakan uji Spearman
Rank yang diolah dengan menggunakan program SPSS26.
Hasil : Kualitas tidur lansia sebagian besar kategori cukup 73 lansia (42,7%).
Kualitas hidup lansia sebagian besar kategori cukup 76 (44,4%). Ada hubungan
kualitas tidur dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Gondoriyo Kecamatan
Bergas Kabupaten Semarang dengan hasil p = 0,001 (<0,05).
Simpulan : Ada hubungan antara kualitas tidur dengan kualitas hidup pada lansia
di Desa Gondoriyo Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang.
Saran : Diharapkan lansia meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik dengan
sleep hygiene dengan mengurangi stress, menciptakan suasana tidur yang nyaman,
mengatur aktifitas sehari-hari, dan memiliki waktu tidur yang teratur.