Abstract :
Stunting merupakan dampak dari berbagai factor salah satunya
adalah asupan nutrisi kurang. Pengetahuan ibu tentang nutrisi dapat berpengaruh
terhadap pola makan pada balita sehingga hal ini akan berdampak pada tumbuh
kembang anak balitanya yang akan mengalami gangguan pertumbuhan seperti
halnya stunting.
Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat
pengetahun ibu tentang nutrisi pada balita dengan kejadian stunting di Posyandu
Mawar Dusun Ngablak Ungaran Barat, Kabupaten Semarang-Jawa Tengah.
Metode : Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan jumlah sample
39 responden. Metode sampel dengan total sampling. Instrumen yang digunakan
berupa lembar kuisioner. Analisis data menggunakan program aplikasi statistik
SPSS. Analisis bivariat menggunakan uji Spearmen rho.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu yang memiliki pengetahuan
cukpu tentang nutrisi sebanyak 9 (23%) memiliki balita yang mengalami stunting
yakni sebanyak 8 (89%) dan ibu dengan pengetahuan baik sebanyak 24 (61%)
rata-rata memiliki balita yang tidak mengalami stunting. Analisis bivariat
menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu tentang nutrisi pada balita
dengan kejadian stunting (p value 0,000).
Simpulan : Ada hubungan pengetahuan ibu tentang nutrisi pada balita untuk
mencegah kejadian stunting.
Saran : Diharapkan kepada ibu lebih memperhatikan pemenuhan nutrisi yang
diberikan pada untuk melakukan deteksi dini stunting pada balita..