Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Mumtazah, Alya
Siswanto, Yuliaji
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2022-06-21 03:56:05
Abstract :
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan oleh
virus dengue melalui vektor nyamuk aedes aegypti yang dapat menyebabkan
kematian. Saat ini larva aedes aegypti mampu bertahan di air tercemar seperti
selokan dan air di barang bekas sehingga faktor lingkungan berperan penting
terhadap kejadian DBD. Penelitian ini bertujuan menggambarkan determinan
lingkungan fisik yang berisiko terhadap kejadian DBD di Desa Bergas Kidul.
Metode: Desain penelitian ini deskriptif kategorik dengan pendekatan cross
sectional. Sampel yang digunakan 96 rumah yang dipilih secara acak dengan
cluster random sampling. Instrumen penelitian ini adalah lembar checklist dan
lembar observasi. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat
yang disajikan dengan distribusi frekuensi.
Hasil: Rumah responden dengan kelembaban udara tidak memenuhi syarat
optimum sebanyak 94,8%, tetapi 52,1% rumah responden masih memiliki suhu
udara memenuhi syarat optimum, 53,1% rumah responden tidak memiliki kawat
kasa, 50% masih memiliki barang bekas disekitarnya, dan 69,8% rumah
responden tidak berpotensi DBD berdasarkan keberadaan jentik nyamuk.
Simpulan: Hampir semua rumah responden memiliki kelembaban udara tidak
memenuhi syarat optimum, tetapi dengan suhu udara yang masih memenuhi
syarat optimum. Mayoritas responden tidak memiliki kawat kasa, masih
ditemukan barang bekas di lingkungan tersebut, dan masih terdapat jentik nyamuk
di beberapa TPA sehingga keadaan tersebut berisiko untuk terjadinya penularan
DBD.