Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model problem based
learning berbasis kontekstual menggunakan QR Code untuk meningkatkan
kemampuan pemecahan masalah. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan
bentuk nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini seluruh
8
siswa SDN Tuntang 03, lalu sampel penelitiannya adalah kelas IV SDN Tuntang
03. Teknik analisis data dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji regresi, uji
independent sample t test dan uji paired sample t test. Hasil penelitian
menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan penggunaan model problem based learning
berbasis kontekstual menggunakan QR Code pada kelas eksperimen dan model
problem based learning berbasis kontekstual pada kelas kontrol untuk
meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, dibuktikan dengan taraf
signifikansi 0,000 < 0,05 menggunakan uji independent sample t test (2) Terdapat
pengaruh penggunaan model problem based learning berbasis kontkstual
menggunakan QR Code untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah,
dibuktikan dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05 menggunakan uji regresi (3)
Model pembelajaran problem based learning berbasis kontekstual menggunakan
QR Code mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, dibuktikan
dengan taraf signifikansi yaitu 0,000 < 0,05 menggunakan uji paired sample t test.
Kesimpulan penelitian yaitu model problem based learning berbasis kontekstual
menggunakan QR Code efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan
masalah siswa.