Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Pratiwi Rudin, Oktaviana
Christiani, Ninik
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-11-22 02:23:39
Abstract :
Proses Kehamilan, Persalinan, dan Nifas merupakan proses
fisiologis, prosesnya sering ditemukan keadaan patologis yang kemudian
menyebabkan peningkatan AKI dan AKB. Di Kabupaten Semarang sendiri
Jumlah kematian ibu hamil/bersalin/nifas pada tahun 2020 sebanyak 25 kasus,
meningkat 15 kasus dibandingkan tahun 2019 yang hanya sebanyak 10 kasus.
Terdapat 3 penyebab terbesar kematian ibu tahun 2020 yaitu perdarahan sebanyak
3 penyebab 8 kasus, preeklamsia/eklamsia sebanyak 5 kasus, Covid-19 sebanyak
4 kasus.
Tujuan Penelitian: Melakukan asuhan kebidanan komprehensif dengan
menggunakan pendekatan manajemen kebidanan.
Metode: Metode yang digunakan yaitu studi penelaahan kasus (Case Study),
dengan mengambil kasus ibu hamil trimester III dengan usia kehamilan 34
minggu.
Hasil: Asuhan Kebidanan Komprehensif yang diberikan pada kasus Ny. D
setelah dilakukan pengkajian sampai Evaluasi dari kehamilan, bersalin, nifas, dan
bayi baru lahir atau neonatus sejak tanggal 18 Desember 2021 sampai 25 Maret
2022. Evaluasi hasil Ny. D selama kehamilan ditemukan komplikasi yaitu
oligohidramnion pada saat usia kehamilan 40 minggu. Ny. D menjalani
persalinan dengan menggunakan metode sectio caesare dengan lancar dan tidak
ada masalah. Pada Asuhan masa Nifas ditemukan adanya keluhan khawatir jika
asi tidak cukup untuk bayinya sehingga peneliti memberikan terapi breast care dan
tanaman Obat Keluarga (TOGA). Asuhan pada bayi baru lahir Ny. D berjenis
kelamin Perempuan tidak ditemukan adanya kelainan cacat bawaan serta tanda
bahaya.
Simpulan: Setelah dilakukan asuhan kebidanan secara komprehensif tidak
terdapat kesenjangan antara teori dan fakta pada pelaksanaan asuhan dimulai dari
masa kehamilan, bersalin, BBL/Neonatus, dan Nifas.