Abstract :
Gagal jantung kongestif adalah kondisi dimana jantung dalam memompa
darah tidak adekuat sehingga kebutuhan tubuh seperti nutrisi dan oksigen tidak
terpenuhi secara menyeluruh. Salah satu komplikasi yang terjadi yaitu kelebihan
cairan atau hipervolemia yang ditandai dengan adanya edema atau pembengkakan
dalam tubuh. Penulisan bertujuan untuk mendiskripsikan pengelolaan
hipervolemia pada gagal jantung kongestif di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang.
Metode penulisan yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik
pengambilan sampel dengan convience sampling, dengan kriteria inklusi yaitu
pasien hipervolemia pada gagal jantung kongestif. Teknik pengumpulan data
dengan pendekatan metodologi keperawatan meliputi diagnosa keperawatan
sampai dengan evaluasi.
Pengelolaan hipervolemia pada pasien dengan gagal jantung kongestif
yang dilakukan selama 3 hari. Tindakan untuk mengatasi hipervolemia adalah
dengan membatasi asupan cairan dan garam serta penghitungan balance cairan
pada pasien selama 24jam.
Dari pengelolaan hipervolemia pada pasien yang dilakukan selama
3x24jam dapat disimpulkan bahwa masalah hipervolemia teratasi dibuktikan
dengan edema di kedua tungkai kaki menurun dengan hasil balance cairan hari
ketiga +234ml dan tubuh menjadi lebih segar hal ini membutikan tindakan
tersebut berhasil. Pentingnya kesadaran diri untuk meningkatkan perilaku hidup
sehat, mengontrol konsumsi makanan untuk menghindari resiko yang
memperburuk kondisi kesehatan serta meminimalisir kegiatan sehari-hari.