Abstract :
Risiko perilaku kekerasan adalah suatu bentuk perilaku yang mengarah
pada riwayat atau berisiko melakukan tindakan kekerasan pada diri sendiri, orang
lain maupun lingkungan. Bentuk perilaku kekerasan dapat berupa verbal maupun
fisik. Risiko perilaku kekerasan memiliki kemungkinan dilakukannya perilaku
kekerasan.
Tujuan penulisan ini untuk memberikan gambaran pengelolaan pada
pasien dengan risiko perilaku kekerasan.
Penyusunan penulisan menggunakan metode deskriptif. Penulis
menggunakan pendekatan studi kasus dengan tahapan proses keperawatan
meliputi pengkajian, analisa data, penegakan diagnosa keperawatan dan
penyusunan intervensi keperawatan . Tindakan yang sudah dilakukan adalah
strategi pelaksanaan (sp).
Pengelolaan 3 hari, hasil akhir pengelolaan yang didapatkan yaitu
implementasi dengan strategi pelaksanaan 1 2 3 dapat dilakukan, sp1 yaitu latih
cara mengontrol perilaku kekerasan dengan cara fisik tarik nafas dalam, sp 2 latih
mengontrol perilaku kekerasan dengan obat, sp 3 latih mengontrol perilaku
kekerasan dengan verbal mengungkapkan, meminta dan menolak dengan baik.
Evaluasi menunjukkan strategi pelaksanaan dapat dilakukan dan menunjukan
pasien mampu melakukan strategi pelaksanaan yang sudah diajarkan. Masalah
teratasi.
Saran dari penelitian ini adalah agar masyarakat dapat mencari informasi,
mempelajari, serta mendukung terapi perawatan pasien jiwa.