Abstract :
Fraktur merupakan ancaman potensial maupun actual terhadap integritas
seseorang, sehingga akan mengalami gangguan fisiologis maupun psikologis yang
dapat menimbulkan respon berupa nyeri. Nyeri pada fraktur apabila tidak diatasi
dapat menimbulkan efek yang membahayakan proses penyembuhan dan dapat
menyebabkan kematian.
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan nyeri akut pada pasien
fraktur yang dapat dilakukan secara non farmakologis.
Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan memberikan
pengelolaan keperawatan dengan pemenuhan kebutuhan rasa nyeri pada pasien
fraktur.
Pengelolaan nyeri akut dilakukan selama 5 hari dengan menggunakan latihan
teknik relaksasi nafas dalam, distraksi dan terapi musik. Hasil pengelolaan yang
dilakukan didapatkan masalah nyeri akut teratasi. Hal ini dibuktikan dengan nyeri
menurun dari skala 6 menjadi 3.
Saran bagi perawat rumah sakit agar dapat menerapkan Tindakan keperawatan
mandiri seperti teknik relaksasi nafas dalam, distraksi, terapi music serta tindakan
non farmakologi lainnya.
Kata kunci : Fraktur Femur, Nyeri Akut