Abstract :
Halusinasi merupakan salah satu gejala gangguan jiwa yang mana klien mengalami
perubahan sensori persepsi, merasa berpraduga palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan,
perabaan atau penghiduan. Klien merasakan stimulus yang sebenarnya tidak nyata. Tujuan
penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mendeskripsikan tentang pengelolaan gangguan
persepsi sensori: halusinasi pendengaran dan penglihatan dengan skizofrenia paranoid di
Wisma Setyowati Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang.
Metode pendekatan dalam menyusun Karya Tulis Ilmiah ini adalah metode deskriptif
karena digunakan untuk hasil asuhan keperawatan yang menitikberatkan pada salah satu
masalah prioritas utama. Teknik pengumpulan datanya menggunakan pendekatan metodologi
keperawatan mulai dari pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi keperawatan dan
evaluasi.
Implementasi keperawatan dilakukan selama 3 hari dengan melakukan mengontrol
halusinasi klien antara lain yaitu: dengan cara menghardik, 5 benar minum obat, bercakap-
cakap dengan orang lain dan melakukan kegiatan yang positif. Hasil evaluasi keperawatan,
gangguan persepsi sensori pendengaran dan penglihatan teratasi dibuktikan dengan klien
mampu mengontrol halusinasinya.
Saran bagi masyarakat dan keluarga dapat merubah mindset/pikiran serta
pandangannya terhadap klien dengan gangguan jiwa dengan halusinasi dan dapat menerimanya
tanpa mengucilkan di lingkungannya. Menambah pengetahuan mengenai gangguan jiwa agar
dapat mengatasi dan merawat klien yang mengalami halusinasi, serta agar klien dapat berbaur
dan terbuka mengenai masalah yang dialaminya
Kata kunci: skizofrenia, gangguan persepsi sensori