Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Nurlaila, Diah
vifta, Rissa Lila
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-11-24 06:53:04
Abstract :
Parijoto (Medinilla speciosa Blume) memiliki aktivitas
farmakologis sebagai antioksidan. Ekstrak buah parijoto memiliki ukuran
partikel besar dan menyebabkan bioavailabilitasnya rendah. Sehingga perlu
diubah dalam bentuk nanopartikel untuk meningkatkan bioavailabilitas dan
aktivitas senyawa aktifnya. Nanopartikel dibentuk menggunakan bantuan
metode gelasi ionik, dimodifikasi dengan metode ultrasonikasi. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi dan IC?? nanopartikel buah
parijoto terenkapsulasi alginat menggunakan metode ultrasonikasi.
Metode: Eksperimental pembuatan ekstrak menggunakan metode
maserasi dengan pelarut etanol 96%, nano ekstrak buah parijoto
menggunakan metode gelasi ionik alginat dan CaCl? (0,05% b/v : 0,05%
b/v). Pengecilan ukuran nano ekstrak menggunakan ultrasonikasi dengan
frekuensi 45 Hz dan 80 Hz dengan waktu 15, 30, 45, 60 dan 75 menit.
Karakterisasi nanopartikel dilakukan dengan melihat ukuran partikel, indeks
polidispersitas, dan persen transmitan (%T). Uji aktivitas antioksidan pada
nanopartikel dilakukan dengan metode FRAP.
Hasil: Rendemen ekstrak sebesar 10,13%, karakterisasi nano ekstrak pre
sonikasi diperoleh ukuran dan distribusi partikel 265 nm, PdI 0,472, %
transmitan 98,285%, post sonikasi diperoleh ukuran dan distribusi partikel
sebesar 218 nm, PdI 0.415 dan %transmitan 99.559%. IC?? yang didapat
pada nano ekstrak setelah sonikasi sebesar 1,696 ppm.
Simpulan: Perlakuan ultrasonikasi nano ekstrak dengan waktu 15 menit
dan besar frekuensi 45 Hz memperoleh hasil lebih baik dari nano ekstrak
sebelum sonikasi.