Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Juarni, Juarni
Retno Karminingtyas, Sikni
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-11-24 08:04:31
Abstract :
Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi
penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Di Indonesia penggunaan antibiotik
melalui peresepan cukup tinggi dan kurang bijak, hal inilah yang menyebabkan
kejadian resistensi bakteri semakin meningkat. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi
ketepatan dosis antibiotik di Puskemas Pandan Agung Sumatera Selatan periode
Januari ? Juni 2021.
Metode: Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang
mendapatkan terapi antibiotik selama bulan Januari ? Juni 2021 yang dilihat dari data
buku regester di Puskesmas Pandan Agung Sumatera Selatan. Pengambilan sampel
dengan menggunakan teknik purposive sampling. Ketepatan dosis berdasarkan
Permenkes RI No.5 tahun 2014, panduan Dasar Pengobatan Puskesmas dan Drugs
Information Handbook edisi 17.
Hasil : Karakteristik berdasarkan rentang usia terbanyak yaitu usia 46-65 tahun yang
berjumlah 24 pasien (26,67%), jenis kelamin perempuan menduduki jumlah pasien
terbanyak sebanyak 56 pasien (62,22%) dan distribusi jenis penyakit infeksi
terbanyak yaitu infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) atas 50 pasien (55,56%).
Penggunaan antibiotik terbanyak yaitu golongan penicillin (amoxicillin) sebanyak 71
pasien (78,89%). Mayoritas bentuk sediaan antibiotik yang digunakan tablet sebesar
84 pasien (93,33%). Ketepatan dosis sebesar 87 pasien (96,67%) dan ketidaktepatan
dosis antibiotik sebesar 3 pasien (3,33%).
Kesimpulan: Penggunaan antibiotik di Puskesmas Pandan Agung periode Januari ?
Juni 2021 meliputi chloramfenicol, ciprofloxacin, amoxycillin, cefixime,
cotrimoxazole, dan clindamicin, ketepatan dosis sebesar 87 pasien (96,67%) dan
ketidaktepatan dosis antibiotik sebesar 3 pasien (3,33%).