Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Basita Putri, Nia
Erwiyani, Agitya Resti
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-11-28 04:31:42
Abstract :
:Penyimpanan obat merupakan suatu kegiatan pengamanan
terhadap obat agar aman (tidak hilang), terhindar dari kerusakan fisik maupun
kimia dan mutunya tetap terjamin. Penyimpanan obat bertujuan untuk
mempertahankan mutu obat dari kerusakan akibat penyimpanan yang tidak baik
serta memudahkan pencarian dan pengawasan. Tujuan penelitian ini untuk
menganalisis efisiensi penyimpanan obat di Puskesmas Mujur Kecamatan Praya
Timur Kabupaten Lombok Tengah.
Metode :Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data
yang digunakan adalah observasi (checklist) dan wawancara serta Laporan
Pemakaian Lembar Permintaan Obat (LPLPO) tahun 2022.
Hasil :Penyimpanan obat di Puskesmas Mujur sudah sesuai abjad, bentuk sediaan
serta sistem FIFO dan FEFO. Dari enam indikator penelitian diperoleh hasil
pengaturan tata runag penyimpanan obat 81%, penyusunan stok obat 90%,
penyimpanan narkotika dan psikotropika 100% hal ini dikategorikan sangat baik.
Penyimpanan obat belum efisien yaitu obat kadaluarsa 11%, stok mati 7% dan
stok akhir obat 1,84%.
Kesipulan :Pada indikator efisiensi penyimpanan obat berdasarkan penataan
ruang penyimpanan obat 81%, penyusunan stok obat 90%, penyimpanan
narkotika dan psikotropika 100% selain itu penyimpanan masih menunjukkan
belum efisien dengan standar obat kadaluarsa 11%, stok mati 7%, dan stok akhir
1,84%.