DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN BBLR DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SYEKH YUSUF KABUPATEN GOWA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Aulia, Salsa Putri
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2020-01-07 04:25:21 
Abstract :
Latar Belakang : BBLR menjadi salah satu penyebab utama kematian tinggi dan morbiditas tingkat 3 di seluruh dunia dari 139 juta kelahiran hidup sekitar 23 juta bayi berat bayi lahir rendah yaitu berat badan lahir kurang dari 2500 gram. Kejadian BBLR di Kabupaten Gowa tahun 2014 sebanyak 342 kasus. Berat badan lahir merupakan salah satu faktor resiko yang menjadi penyebab utama terjadinya asfiksia neonatorum. Bayi yang lahir dengan berat badan kurang memiliki resiko terjadi asfiksia sebesar 79,5% sedangkan bayi dengan berat badan normal beresiko sebesar 20,5%. Tujuan : Mengetahui hubungan BBLR dengan kejadian Asfiksia di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study, pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf Kabupaten Gowa dari bulan Januari-Desember 2018 sejumlah 1925 bayi baru lahir. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 267 bayi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara bblr dengan kejadian asfiksia dengan angka signifikasi sebesar (Sig: 0.000, <0,05). Simpulan : Ada hubungan BBLR dengan kejadian Asfiksia di Rumah Sakit Umum Daerah Syekh Yusuf. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo