DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN ORANG TUA DALAM MENGHADAPI VAKSINASI COVID-19 PADA ANAK USIA SEKOLAH DI DESA JATIRUNGGO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Widayanti, Rahma
Saparwati, Mona
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2022-11-30 02:46:18 
Abstract :
Latar Belakang : Vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 tahun menjadi kabar baik bagi masyarakat khususnya orang tua anak. Namun, kecemasan dapat muncul karena dengan adanya vaksin COVID-19 yang harus diberikan kepada anak serta kurangnya informasi dan pengetahuan tentang vaksinasi COVID-19 terkait dengan keamanan dan kehalalannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan orang tua dalam menghadapi vaksinasi COVID-19 pada anak usia sekolah di Desa Jatirunggo. Metode : Metode penelitian kuantitatif ini bersifat analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 256 responden orang tua (ibu). Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kecemasan ZSAS. Uji korelasi yang digunakan yaitu uji Kendalls?s Tau. Hasil : Responden yang memiliki dukungan keluarga baik sebanyak 239 responden (93,4%), responden mengalami kecemasan normal/tidak mengalami kecemasan sebanyak 230 responden (89,8%). Hasil uji statistik Kendall?s Tau didapatkan nilai ?-value 0,000 < ? (0,05) yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan orang tua dalam menghadapi vaksinasi COVID-19 pada anak usia sekolah di Desa Jatirunggo. Selain itu diperoleh nilai koefisien -0,378, dimana nilai negatif menunjukkan arah hubungan yang berlawanan. Simpulan : Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan orang tua dalam menghadapi vaksinasi COVID-19 pada anak usia sekolah di Desa Jatirunggo dengan arah hubungan berlawanan. Saran : Bagi orang tua dapat meningkatkan dukungan informasional untuk menurunkan kecemasan yang dirasakan dalam menghadapi vaksinasi COVID-19 pada anak usia sekolah. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo