Abstract :
Latar Belakang : Vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 tahun menjadi kabar
baik bagi masyarakat khususnya orang tua anak. Namun, kecemasan dapat
muncul karena dengan adanya vaksin COVID-19 yang harus diberikan kepada
anak serta kurangnya informasi dan pengetahuan tentang vaksinasi COVID-19
terkait dengan keamanan dan kehalalannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk
mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan orang
tua dalam menghadapi vaksinasi COVID-19 pada anak usia sekolah di Desa
Jatirunggo.
Metode : Metode penelitian kuantitatif ini bersifat analitik korelasi dengan
pendekatan cross-sectional. Teknik sampel menggunakan purposive sampling
sebanyak 256 responden orang tua (ibu). Pengumpulan data menggunakan
kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kecemasan ZSAS. Uji korelasi yang
digunakan yaitu uji Kendalls?s Tau.
Hasil : Responden yang memiliki dukungan keluarga baik sebanyak 239
responden (93,4%), responden mengalami kecemasan normal/tidak mengalami
kecemasan sebanyak 230 responden (89,8%). Hasil uji statistik Kendall?s Tau
didapatkan nilai ?-value 0,000 < ? (0,05) yang menunjukkan bahwa ada hubungan
antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan orang tua dalam menghadapi
vaksinasi COVID-19 pada anak usia sekolah di Desa Jatirunggo. Selain itu
diperoleh nilai koefisien -0,378, dimana nilai negatif menunjukkan arah hubungan
yang berlawanan.
Simpulan : Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan
orang tua dalam menghadapi vaksinasi COVID-19 pada anak usia sekolah di Desa
Jatirunggo dengan arah hubungan berlawanan.
Saran : Bagi orang tua dapat meningkatkan dukungan informasional untuk
menurunkan kecemasan yang dirasakan dalam menghadapi vaksinasi COVID-19
pada anak usia sekolah.