Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
NUR DAMAYANTI, YUANITA
Apriliana Ramadhani, Melati
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-11-30 02:56:35
Abstract :
Latar belakang: Antioksidan adalah senyawa yang dapat menghambat radikal
bebas dalam tubuh sehingga dapat mencegah penyakit yang dapat disebabkan oleh
radikal bebas. Salah satu tumbuhan yang memiliki aktivitas antioksidan yaitu
Medinilla speciosa B. atau Parijoto. Buah Parijoto diketahui memiliki aktivitas
antioksidan yang sangat kuat sehingga sering digunakan sebagai pengobatan,
sedangkan tangkai buah Parijoto dibuang begitu saja. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisa pengaruh bagian tanaman Parijoto terhadap kadar flavonoid
total dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH.
Metode: Desain penelitian yang dilakukan adalah eksperimental dengan analisis
deskriptif. Buah dan tangkai buah parijoto yang telah menjadi serbuk kemudian
diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Hasil
ekstraksi kemudian dilakukan uji kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidan
pada setiap bagian tanaman dengan konsentrasi 10, 20, 30, 40 dan 50 ppm.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kadar
flavonoid total ekstrak buah yaitu 41,67 mg QE/g dan ekstrak tangkai buah yaitu
43,11 mg QE/g. Aktivitas antioksidan berdasarkan nilai IC50 pada kontrol positif
kuersetin yaitu 7,05 ppm sedangkan ekstrak buah yaitu 36,13 ppm dan ekstrak
tangkai buah yaitu 35,72 ppm.
Kesimpulan: Kadar flavonoid total paling optimal yaitu pada ekstrak tangkai
buah Parijoto sebesar 43,11 mg QE/g. Nilai % inhibisi tertinggi yaitu pada ekstrak
buah dengan konsentrasi 50 ppm dan rata-rata 69,3. Aktivitas antioksidan
berdasarkan nilai IC50, aktivitas antioksidan buah dan tangkai buah Parijoto
termasuk dalam golongan antioksidan sangat kuat.
Kata kunci : Buah, Tangkai, Parijoto, Flavonoid, Antioksidan, DPPH