DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT MINUM OBAT DENGAN KADAR GLUKOSA PUASA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS ARUT SELATAN KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Dwi Wulandari, Gloria
Kumala Hati, Anita
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2022-12-01 03:26:14 
Abstract :
Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi insulin yang cukup atau tidak bisa menggunakan insulin dengan efektif. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan akan meningkatkan masalah kesehatan seperti tidak terkontrolnya kadar gula darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat kepatuhan minum obat dan glukosa darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2. Metode : Jenis penelitian dengan metode deskriptif analitik yang diperoleh dari kuesioner kepatuhan minum obat pasien diabetes yang dihubungkan dengan kadar glukosa puasa pasien diabetes mellitus tipe 2. Sampel diambil dengan metode total sampling dengan jumlah 30 sampel. Kuesioner yang digunakan berbasis MMAS-8 yang diuji validitasnya dengan uji Pearson Product Moment dan uji korelasi spearman rho. Hasil : Pasien wanita sebanyak 23 orang (76,7%) dan pasien laki-laki sebanyak 7 orang (23,3%). Pasien rentang usia 46-55 tahun sebanyak 15 orang (50%), usia 55-65 tahun sebanyak 9 orang (30%) dan usia 36-45 sebanyak 6 orang (20%). Rata-rata nilai gula darah puasa pada bulan awal sebesar 283,43 mg/dL dan bulan akhir sebesar 198,90 mg/dL. Uji validitas Pearson Product Moment menunjukan bahwa semua item pertanyaan kuesioner MMAS-8 yang diajukan valid. Tingkat kepatuhan minum obat pasien skor tinggi berjumlah 26 pasien, skor sedang berjumlah 3 pasien dan skor rendah berjumlah 1 pasien. Hasil uji spearman rho juga menunjukkan nilai sig sebesar 0,693. Kesimpulan : Kepatuhan minum obat tidak memiliki pengaruh dengan kadar glukosa puasa pasien. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo