Abstract :
Latar Belakang : Penggunaan obat dikatakana rasional apabila pasien menerima
obat sesuai kebutuhan klinisnya dalam periode waktu yang adekuat, tepat dosis,
mutu baik, dan biaya terjangkau. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui
rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien geriatri.
Metode Penelitian : Penelitian dilakukan secara non eksperimental dengan
rancangan analisis metode deskriptif berdasarkan data Rekam Medik. Pada
pengambilan data menggunakan metode total sampling. Diperoleh jumlah sampel
yang masuk ke dalam kriteria inklusi memuat data demografi yang lengkap,
terdiagnosa hipertensi, riwayat penggunaan obat, dan pasien golongan geriatri
usia 60 tahun ke atas sebanyak 95 sampel. Untuk analisis data menggunakan
analisis deskriptif.
Hasil : Adanya kesesuaian jenis obat yang diberikan berdasarkan standar
pedoman JNC VIII (2014) dan AHA (2017) yaitu dalam bentuk tunggal diperoleh
persentase sebesar (100%) sebanyak 37 pasien, kemudian dalam bentuk
kombinasi diperoleh persentase sebesar (96,5%) sebanyak 56 pasien, dan (3,5%)
sebanyak 2 pasien tidak sesuai standar. Pada kesesuaian dosis obat baik
pemberian dalam bentuk tunggal maupun kombinasi diperoleh persentase (100%)
dimana seluruh dosis yang di gunakan telah sesuai berdasarkan standar Drug
Indormation Handbook 2017, kemudian hasil yang di peroleh dari ketepatan
pasien dan indikasi penyakit pasien diperoleh persentase (100%) dimana untuk
ktetepatan pasien dan indikasi pasien sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi
yang telah di tetapkan.
Kesimpulan : Berdasarkan Ketepatan penggunaan obat antihipertensi sesuai
standar pedoman JNC VIII (2014) dan AHA (2017) yaitu pemberian bentuk
tunggal sebesar (100%) sebanyak 37 pasien, bentuk kombinasi sebesar (96,5%)
sebanyak 56 pasien, dan (3,5%) sebanyak 2 pasien tidak sesuai standar pedoman.