DETAIL DOCUMENT
EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI GERIATRI RAWAT JALAN DI RSUD KEPAHIANG PERIODE JANUARI – DESEMBER 2021
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
PANJAITAN, EU NIKE
Oktianti, Dian
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-12-01 03:36:11 
Abstract :
Latar Belakang : Penggunaan obat dikatakana rasional apabila pasien menerima obat sesuai kebutuhan klinisnya dalam periode waktu yang adekuat, tepat dosis, mutu baik, dan biaya terjangkau. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien geriatri. Metode Penelitian : Penelitian dilakukan secara non eksperimental dengan rancangan analisis metode deskriptif berdasarkan data Rekam Medik. Pada pengambilan data menggunakan metode total sampling. Diperoleh jumlah sampel yang masuk ke dalam kriteria inklusi memuat data demografi yang lengkap, terdiagnosa hipertensi, riwayat penggunaan obat, dan pasien golongan geriatri usia 60 tahun ke atas sebanyak 95 sampel. Untuk analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil : Adanya kesesuaian jenis obat yang diberikan berdasarkan standar pedoman JNC VIII (2014) dan AHA (2017) yaitu dalam bentuk tunggal diperoleh persentase sebesar (100%) sebanyak 37 pasien, kemudian dalam bentuk kombinasi diperoleh persentase sebesar (96,5%) sebanyak 56 pasien, dan (3,5%) sebanyak 2 pasien tidak sesuai standar. Pada kesesuaian dosis obat baik pemberian dalam bentuk tunggal maupun kombinasi diperoleh persentase (100%) dimana seluruh dosis yang di gunakan telah sesuai berdasarkan standar Drug Indormation Handbook 2017, kemudian hasil yang di peroleh dari ketepatan pasien dan indikasi penyakit pasien diperoleh persentase (100%) dimana untuk ktetepatan pasien dan indikasi pasien sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah di tetapkan. Kesimpulan : Berdasarkan Ketepatan penggunaan obat antihipertensi sesuai standar pedoman JNC VIII (2014) dan AHA (2017) yaitu pemberian bentuk tunggal sebesar (100%) sebanyak 37 pasien, bentuk kombinasi sebesar (96,5%) sebanyak 56 pasien, dan (3,5%) sebanyak 2 pasien tidak sesuai standar pedoman. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo