DETAIL DOCUMENT
KAJIAN AKTIVITAS PENURUN KADAR KOLESTEROL ANGKAK DAN EKSTRAK ANGKAK BERAS MERAH DENGAN METODE IN VIVO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
SYAHIDIN, AHMAD DHIYA’US
Aprilliana, Melati
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2022-12-01 03:49:31 
Abstract :
Hiperkolesterol dapat diartikan sebagai suatu kondisi dimana jumlah kolesterol darah melebihi batas normal. Hiperkolesterol dapat menyebabkan penyakit jantung koroner (PJK). Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian nomor satu secara global dengan persentase sebesar 31%. Bahan alami yang dapat digunakan sebagai bahan pangan fungsional untuk antihiperkolesterol salah satunya adalah angkak. Angkak adalah produk beras merah terfermentasi dengan menggunakan kapang Monascus purpureus. Ekstrak angkak adalah hasil pemisahan antara endapan dan filtrat pada angkak kemudian diambil filtratnya menggunakan metode pemanasan. Tujuan penelitian: untuk menganalisis dosis angkak dan ekstrak angkak yang dapat menurunkan kadar kolesterol dengan metode in vivo. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental yaitu menggunakan literature review dengan melihat data sekunder yang terpublikasikan di jurnal internasional (Scimago) dan jurnal nasional (Sinta). Hasil: Pemberian angkak dengan dosis 15 mg/200gBB, 40 mg/200gBB, 65 mg/200gBB, dan 200mg/200gBB dapat memberikan efek hipokolesterol. Pemberian ekstrak angkak dengan dosis1,2 mg/200gBB, 12 mg/200gBB, 40 mg/200gBB, 200 mg/200gBB, dan 400mg/200gBB juga bersifat hipokolesterol dengan cara menurunkan kadar kolesterol total,LDL, dan trigliserida. Kesimpulan : Angkak dosis langsung mampu menurunkan kadar kolesterol dengan pemberian angkak dengan dosis 15mg/200gBB - 200mg/200gBB. Ekstrak angkak dosis langsung mampu menurunkan kadar kolesterol dengan pemberian dosis 1,2mg/200gBB - 400 mg/200gBB. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo