DETAIL DOCUMENT
TINGKAT KESUKAAN DAN UJI KANDUNGAN PROTEIN, ZAT BESI (Fe) PADA MIE EKSTRAK DAUN KALAKAI (Stenochlaena Palutris (Burm. f.) Bedd)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
ARONA KRISTY, MELANSKY
Mustika Anugrah, Riva
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2022-12-02 03:18:18 
Abstract :
Latar Belakang : Mie merupakan makanan yang dominan memiliki kandungan zat gizi berupa zat gizi makro terutama karbohidrat, sedangkan untuk kandungan zat gizi mikro tergolong cukup rendah di dalam mie kering. Untuk lebih meningkatkan kualitas dan nilai gizi berupa zat gizi mikro yaitu salah satunya kadar zat besi pada mie kering, pada tambahan ekstrak sayur kalakai juga dapat digunakan sebagai bahan pangan tambahan. Selain pemanfaatan pada sayur kalakai dalam pengolahan mie kering, untuk mengurangi penggunaan tepung terigu digunakan bahan baku pada tepung tapioka dan tepung mocaf. Tujuan : Untuk mengetahui kandungan protein dan zat besi (Fe) mie dengan bahan utama ekstrak sayur kalakai (Stenochlaena palutris (Burm.f) Bedd). Metode : Penelitian ini merupakan penelitian experimental design. Formulasi mie terdiri dari 3 yaitu, perbandingan ekstrak sayur kalakai : tepung mocaf : tepung terigu : tepung tapioka (25% : 40% : 30% : 5%) (F1), (30% : 35% : 25% : 10%) (F2), (35% : 30% : 20% : 15%) (F3). Uji kandungan protein dan zat besi (Fe) dengan metode Kjeldahl dan AAS yang kemudian dideskripsikan. Hasil : Hasil penelitian ini dilakukan uji kesukaan dan di analisis nilai protein dan zat besi (fe) untuk per 100 gram. Kandungan protein pada mie ekstrak sayur kalakai dengan uji kesukaan terbanyak pada formula 2 yaitu 10 gram. Kandungan zat besi (Fe) yaitu sebesar 59,41 mg/Kg. Simpulan : Nilai zat besi pada mie ekstrak sayur kalakai lebih tinggi daripada mie kering komersial. Kata Kunci : Mie, Ekstrak, Kalakai 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo