DETAIL DOCUMENT
Hubungan Asupan Energi, Asupan Protein, dan Pola Asuh dengan Kejadian Stunting pada Batita di Desa Kebonagung Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
PUTRI SETYANI, ARUM
Mulyasari, Indri
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2022-12-02 03:36:34 
Abstract :
Latar Belakang : Kecukupan asupan energi dan protein berpengaruh terhadap stunting. Penyebab lain dari stunting yaitu pola asuh. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan asupan energi, asupan protein, dan pola asuh dengan kejadian stunting pada batita di Desa Kebonagung Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua batita di Desa Kebonagung Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang dengan sampel penelitian menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 75 batita. Pengumpulan data menggunakan kuisioner CFSQ, SQ-FFQ, dan length board dan microtoise. Analisis data dengan uji Kendall Tau (? = 0,05). Hasil : Asupan energi kategori defisit berat yaitu 78,7%, defisit sedang 10,7%, defisit ringan 1.3%, normal 6,7%, dan lebih 2,7%. Asupan protein kategori defisit berat 6,7%, defisit ringan 13,3%, normal 36,0%, dan lebih 44,0%. Pola asuh demokratis 36,0%, pola asuh penelantar 28,0%, pola asuh permisif 20,0%, dan pola asuh otoriter 16,0%. Ada hubungan antara asupan energi dan asupan protein dengan kejadian stunting (p= 0,042; p=0,001). Tidak ada hubungan antara pola asuh dengan kejadian stunting pada batita di Desa Kebonagung Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang (p=0,067). Simpulan : Ada hubungan antara asupan energi dan asupan protein dengan kejadian stunting. Tidak ada hubungan antara pola asuh dengan kejadian stunting pada batita di Desa Kebonagung Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Kata Kunci : Asupan energi, asupan protein, pola asuh, stunting 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo