Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Batu, Theresia Lumban
Salafas, Eti
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2022-12-04 03:30:34
Abstract :
Latar Belakang : Masa pranikah merupakan masa yang paling baik untuk mempersiapkan kondisi fisik, psikis, dan sosial. Pendidikan dan pemeriksaan kesehatan reproduksi pranikah penting untuk mendeteksi penyakit secara dini dan meningkatkan kualitas calon keluarga. Program pemeriksaan kesehatan dan promosi kesehatan reproduksi bagi calon istri merupakan salah satu cara untuk membentuk kualitas kesehatan. Setiap individu perlu mengetahui tentang isu-isu seksualitas dan reproduksi pada masa pranikah, sehingga pendidikan kesehatan reproduksi menjadi penting untuk diberikan kepada calon pengantin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Kesehatan Reproduksi terhadap kesiapan menikah calon pengantin di KUA Kecamatan Koba. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian 50 calon pengantin wanita usia subur pada Bulan Oktober tahun 2021 sampai dengan Bulan November tahun 2021 di KUA Kecamatan Koba Hasil : Didapatkan hasil Pengetahuan kesehatan reproduksi pada calon pengantin didapatkan baik yaitu 47 dengan persentase 94%. Pengetahuan mengenai definisi kesehatan reproduksi yang benar adalah 48 dengan persentase 96%. Pengetahuan mengenai sistem organ reproduksi baik,mengalami peningkatan yaitu 50 dengan mencapai persentase 100%. Pengetahuan mengenai masalah kesehatan reproduksi didapatkan baik yaitu 48 dengan persentase 96%. Pengetahuan mengenai jawaban benar berdasarkan masalah gangguan kesehatan reproduksi didapatkan peningkatan yaitu 50 dengan persentase 100%. Pengetahuan mengenai penyakit menular seksual pada calon pengantin yaitu baik 48 dengan persentase 96%. Pengetahuan calon pengantin berdasarkan jawaban benar mengenai penyakit menular seksual baik 50 dengan presentase 100%. Pengetahuan persiapan pranikah yaitu baik 50 mencapai persentase 100% . Pengetahuan mengenai persiapan pranikah pada calon pengantin baik menapai persentase 100%. Kesimpulan: sebagian besar calon pengantin yang berpengetahuan baik tentang kesehatan reproduksi memiliki persiapan sebelum menikah yang baik dan pola hidup sehat yang cukup sesuai dengan sumber informasi yang baik dari mengikuti kegiataan Suscatin di KUA Kecamatan Koba