Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
YUSWANING HARJAYANTI, INDRA
Putri Luhurningtyas, Fania
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-12-05 02:29:22
Abstract :
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan metabolisme yang di
tandai dengan adanya hiperglikemia yang berhubungan dengan abnormalitas
metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan oleh penurunan sekresi
insulin atau penurunan sensitivitas insulin, atau keduanya dan menyebabkan
komplikasi kronis kardiovaskuler dan neuropati. Herbal kulit kayu manis
(Cinnamomum verum) mengandung senyawa metabolit sekunder golongan tannin,
fenolat, flavonoid, kuinon, saponin, monoterpen dan serkuiterpen. Tujuan Penelitian
untuk mengevaluasi aktivitas penurunan kadar glukosa darah herbal kulit kayu manis.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental yaitu
menggunakan literatur review dengan mengkaji data sekunder yang dipublikasikan
dengan menggunakan lima jurnal yaitu 3 jurnal nasional (SINTA) dan 2 jurnal
internasional (SCOPUS).
Hasil: Penurunan kadar glukosa darah pada penelitian secara in vivo yaitu pada artikel
1, dosis 0,73mg/kgBB mampu menurunkan kadar glukosa darah sebesar 21,32%. Pada
artikel 2, ekstrak dosis 5,04 g/kgBB mampu menurunkan kadar glukosa darah sebesar
69,74%. Pada artikel 3 ekstrak dosis 0,73mg/gBB mampu menurunkan kadar glukosa
darah dan dapat memperbaiki struktur pankreas setelah pemberian aloksan. Pada
penelitian klinik, pemberian seduhan bubuk dan kapsul bubuk kayu manis dapat
menurunkan kadar glukosa darah dengan penggunaan kombinasi obat atau tanpa obat
hipoglikemik oral dengan tingkat korelasi 0,000 dan 0,001.
Kesimpulan: Herbal kulit kayu manis mempunyai aktivitas penurun kadar glukosa
darah secara pra klinik dan klinik.
Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Glukosa, Cinnamomum verum, Hipoglikemik