Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
WINARTI, WINARTI
Wahyudi, Andrey
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-12-05 03:37:54
Abstract :
Latar Belakang : Perkembangan teknologi saat ini telah menjadi suatu hal yang
menjadi kebutuhan utama bagi manusia dalam menyelesaikan aktivitas termasuk
dalam pencarian informasi pengobatan dan kesehatan. Diabetes mellitus tipe 2
(DMT2) merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi yang semakin
meningkat di setiap tahunnya. Oleh karena itu implementasi internet dan media
sosial menjadi tantangan bagi profesi Apoteker dalam memperluas pelayanan
kefarmasian dan informasi obat kepada pasien DMT2. Penelitian ini bertujuan
untuk menelusuri secara mendalam penggunaan dan pemanfaatan internet dan
media sosial untuk Pelayanan Informasi Obat (dengan studi pelayanan kefarmasian
pada pasien DMT2) berdasarkan persepsi apoteker.
Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara semi terstruktur dengan
apoteker yang bekerja di apotek yang kemudian di transkripsikan dan dilakukan
analisis data dengan metode thematic analysis.
Hasil : Hasil dari penelitian ditemukan 5 tema menarik yaitu pertama persepsi
apoteker berupa motivasi kebermanfaatan internet dan media sosial untuk PIO pada
pasien DMT2 dan peran apoteker sebagai informan handal, yang kedua potensi
pemanfaatan internet dan media sosial berupa sebagai media untuk mendukung PIO
dan sarana PIO untuk meningkatkan kepatuhan pasien serta sarana untuk menjalin
korelasi apoteker-pasien-dokter, yang ketiga terdapat keuntungan berupa
kemudahan dalam PIO pada pasien DMT2 dan kekurangannya berupa informasi
kurang akurat bagi pasien yang kurang kritis, yang keempat terdapat hambatan
berupa gangguan jaringan dan pasien lansia, dan kelima harapan apoteker dalam
kontribusi media sosial dalam literasi e-pharmacy untuk PIO serta urgensi regulasi
dalam literasi e-pharmacy.
Kesimpulan : Penerapan internet dan media sosial sangat bermanfaat dalam
meningkatkan PIO di apotek, terdapat potensi pemanfaatan internet dan media
sosial untuk PIO pada pasien DMT2, terindikasi keuntungan dan kerugian serta
harapan adanya urgensi regulasi dari pemerintah untuk mendukung e-Pharmacy.
Kata Kunci : internet dan media sosial, PIO, DMT2.