Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Nur Cahyani, Ervina
Yuswantina, Richa
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-12-06 03:20:46
Abstract :
Latar Belakang: Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang bersifat kronis,
maka apabila diabaikan dapat menyebabkan komplikasi. Analisis keefektifan
biaya merupakan metode analisis dari bidang farmakoekonomi yang
membandingkan sumber daya yang digunakan (input) dengan konsekuensi dari
pelayanan (output) dimana rasio terendah merupakan pilihan yang terbaik. Tujuan
penelitian ini yaitu biaya pengobatan Diabates Mellitus tipe 2 dengan komplikasi
tiap ruang kelas I,II,III, dan VIP nilai ACER dan ICER, dan obat mana yang
memiliki efektivitas paling tinggi.
Metode: Penelitian dilakukan secara non eksperimental dengan metode deskriptif.
Pengambilan data dilakukan dengan metode total sampling sebanyak 29 pasien.
Data yang diambil berupa nomor rekam medis, jenis kelamin, usia dan diagnosis.
Hasil: Data hasil penelitian dikelompokkan berdasarkan data karakteristik dan
lama perawatan dilakukan analisis untuk mendapatkan terapi yang cost effective.
Data pasien laki-laki sebanyak 37,94%, perempuan 62,06%. Hasil ACER terendah
pada kelas I terapi golongan sulfonilurea. Kelas II terapi kombinasi golongan
sulfonilurea dan insulin. Kelas III terapi kombinasi golongan insulin, golongan
sulfonilurea dan golongan inhibitor DPP-4. Kelas VIP terapi golongan
sulfonilurea.
Kesimpulan: Dari hasil penelitian diperoleh biaya pengobatan rawat inap yang
paling efektif pada kelas I yaitu golongan sulfonilurea, pada kelas II terapi
kombinasi golongan sulfonilurea dan insulin, pada kelas III terapi kombinasi
golongan biguanid, sulfonilurea, insulin, pada kelas VIP golongan sulfonilurea.
Kata Kunci: Efektivitas, ACER, ICER, Diabetes Mellitus