Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Saputra, Angga
Erwin, agitya resti
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-12-07 02:02:03
Abstract :
Penggunaan merkuri pada produk kecantikan terbukti
berbahaya dan dilarang di berbagai negara. Merkuri dapat dengan mudah diserap
kulit dan masuk ke dalam aliran darah. Merkuri juga bersifat korosif, sehingga
penggunaannya bisa membuat lapisan kulit menipis. Bahkan tak hanya berdampak
pada kulit, paparan merkuri yang tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan pada
saluran pencernaan, sistem saraf, dan ginjal.
Tujuan : Menganalisis bagaimana tingkat pengetahuan dan sikap Mahasiswa
Fakultas Kesehatan Universitas Ngudi Waluyo terhadap kandungan merkuri pada
krim pemutih.
Metode : Penelitian ini secara analisis deskriptif non eksperimental. Penelitian
dilakukan di Fakultas Kesehatan Universitas Ngudi Waluyo menggunakan sampel
penelitian sebanyak 78 responden yang memenuhi kriteria eksklusi. Instrumen
penelitian menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner melalui
google form. Kuesioner dilakukan uji validitas dan reliabilitas untuk menguji
kuesioner yang dibuat valid dan reliabel. Analisis data menggunakan aplikasi olah
data SPSS versi 26.
Hasil : Sampel penelitian memiliki karakteristik mayoritas perempuan mahasiswa
semester 8 Fakultas Kesehatan Universitas Ngudi Waluyo. Kuesioner telah
memenuhi uji validitas dan reliabilitas dengan skor sebesar 86,85% dan 80,28%.
Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan terhadap kandungan
merkuri pada krim pemutih termasuk dalam kategori baik dan sikap terhadap
kandungan merkuri pada krim pemutih termasuk dalam kategori baik.
Kesimpulan : Tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas
Ngudi Waluyo mengenai kandungan merkuri dalam krim pemutih pada kategori
baik dengan skor 86,85% dan sikap mengenai kandungan merkuri dalam krim
pemutih pada kategori baik dengan skor 80,28%.