DETAIL DOCUMENT
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PNEUMONIA RAWAT INAP DI RSI SULTAN AGUNG SEMARANG DENGAN METODE ATC/DDD
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
PERTIWI, SULIH
Wahyudi, Andrey
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2022-12-07 02:38:38 
Abstract :
Latar Belakang: Pneumonia merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang pada jaringan paru-paru, penyebabnya adalah virus, bakteri, fungi, dan parasit yang menyebabkan peradangan parenkim paru dan akumulasi peradangan disaluran pernapasan. Pengobatan pneumonia salah satunya yaitu menggunakan antibiotik. Diperlukan suatu pengendalian resistensi antibiotik dengan cara evaluasi antibiotik. Salah satu evaluasi antibiotik yang dilakukan yaitu evaluasi kuantitatif. Tujuan: Untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik serta kuantitas penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia di RSI Sultan Agung Semarang yang dihitung dengan metode ATC/DDD. Metode: Metode penelitian menggunakan jenis observasional dengan desain cross sectional yang dilakukan secara retrospektif. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan pertimbangan inklusi sebanyak 34 sampel menggunakan lembar LPD. Kemudian data dianalisis secara kuantitatif menggunakan metode ATC/DDD. Hasil: Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien laki-laki rentang terkena pneumonia yaitu 52,94%. Terdapat 5 jenis antibiotik tunggal, sebagai terapi pneumonia yaitu Levofloxacin (50%), Ceftriaxone (14,71%), Moxifloxacin (14,71%), Cefoperazone (11,76%), Meropenem (2,94%), dan 2 jenis antibiotik kombinasi, sebagai terapi pneumonia yaitu Loevofloxacin + Ciprofloxacin (2,94%) dan Meropenem + Cefotaxime (2,94%). Didapatkan nilai DDD/100 hari rawat inap yaitu 70,5 DDD/100 hari rawat inap dengan antibiotik tertinggi yaitu Levofloxacin sebesar 40 DDD/100 hari rawat inap. Antibiotik yang masuk dalam segmen 90% yaitu Levofloxacin (56,74%) dan Moxifloxacin (18,71%), Kesimpulan: Antibiotik yang paling banyak digunakan pada pasien pneumonia yaitu Levofloxacin (50%). Total nilai DDD/100 hari rawat inap selama 1 periode yaitu 70,5 DDD/100 hari rawat inap. Antibiotik yang masuk dalam segmen 90% yaitu Levofloxacin dan Moxifloxacin. Kata Kunci: Pneumonia, antibiotik, ATC/DDD 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo