Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
FAHIRA, RIANA
Yuswantina, Richa
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-12-07 02:57:52
Abstract :
Latar belakang: DM tipe 2 merupakan penyakit yang diderita seumur hidup dan
membutuhkan terapi pengobatan yang lama untuk mengurangi risiko terjadinya
komplikasi, sehingga terapi DM akan memerlukan biaya yang cukup besar.
Pemberian pelayanan kesehatan yang maksimal dapat dilakukan dengan analisis
efektivitas biaya (CEA) dalam proses pemilihan obat. Penelitian ini bertujuan
menganalisis total biaya rata-rata pengobatan pada pasien DM tipe 2 tanpa
komplikasi di RSUP Dr. Kariadi Semarang tahun 2022 serta menghitung nilai
ACER dan ICER berdasarkan ruang kelas perawatan antara lain kelas I, kelas II,
kelas III dan kelas VIP.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan data
secara retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode total
sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 pasien. Data diklasifikasikan
berdasarkan ruang kelas perawatan yaitu kelas I, kelas II, kelas III, dan kelas VIP
kemudian dianalisis menggunakan metode CEA dengan parameter ACER dan
ICER.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan, nilai ACER paling rendah di kelas I adalah
biguanid (Rp. 179.592), kelas II adalah insulin + sulfonilurea (Rp. 41.690), kelas
III adalah biguanid + sulfonilurea (Rp. 22.695), dan kelas VIP adalah biguanid (Rp.
38.318). Kemudian yang memiliki nilai ICER paling negatif pada kelas I adalah
insulin + sulfonilurea + inhibitor DPP-4 (Rp. 12.528).
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan andiabetik yang paling
cost effective di kelas I adalah biguanid, kelas II adalah insulin + sulfonilurea, kelas
III adalah biguanid + sulfonilurea, kelas VIP adalah biguanid.
Kata Kunci: Analisis Efektivitas Biaya, DM tipe 2, ACER, ICER