Abstract :
Latar Belakang : Makanan jajanan seringkali mengandung lebih banyak energi
dan protein dalam jumlah terbatas. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan
makanan jajanan yang tinggi energi dan karbohidrat serta cukup protein. Donat
adalah panganan yang dogoreng, dibuat dengan adonan tepung terigu, gula, dan
mentega. Donat yang umum dijumpai adalah donat yang berbentuk cincin dengan
lubang di tengahnya. Tempe diketahui mengandung protein yang tinggi, dimana
setiap 100 gram tempe terdapat 20,8 gram protein. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui Kandungan Protein dan Uji Tingkat Kesukaan Donat
dengan Penambahan Tempe.
Metode : Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan eksperimental
design. Sampel yang digunakan terdiri dari 25 panelis agak terlatih. Penelitian
yang dilakukan yaitu dengan membuat variasi penggunaan tepung terigu dan
tempe pada donat F1 (80%:20%), F2 (70%:30%), dan F3 (60%:40%), Penelitian
ini terdiri dari tiga tahap yaitu pembuatan donat tempe, analisis kandungan
protein, dan uji tingkat kesukaan. analisis statistik dilakukan menggunakan One
Way Anova dan Kruskal Wallis.
Hasil : Kandungan protein tertinggi yaitu pada donat dengan penambahan tempe
basah F1 (13,25%), F2 (14,18%), dan F3 (14,61%). Hasil uji tingkat kesukaan
dengan nilai rerata tertinggi adalah pada donat formula 2 dengan nilai warna
(3.88), aroma (3.40), rasa (3.72), dan tekstur (3.84).
Simpulan : Kandungan protein donat dengan penambahan tepung tempe per 100
gram yang paling tinggi adalah 14,57%. Kandungan protein donat dengan
penambahan tempe basah per 100 gram yang paling tinggi adalah 14, 61%.Uji
tingkat kesukaan donat yang paling disukai adalah donat formula 2.
Kata Kunci : Kandungan protein, Uji tingkat kesukaan, Donat, Tempe
Kepustakaan : 45 Pustaka