DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KONSUMSI FAST FOOD MELALUI PEMESANAN MAKANAN ONLINE, AKTIVITAS DENGAN KEJADIAN OBESITAS MAHASISWA DIMASA PANDEMI COVID 19
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
ISNI SAHIRAH, BI
Mustika Anugrah, Riva
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2022-12-08 02:50:37 
Abstract :
Latar Belakang Pandemi covid-19 membuat aktivitas masyarakat menjadi terbatas, karena penyebaran virus corona begitu cepat sehingga membutuhkan penanganan yang tepat baik dari pemerintah maupun masyarakat. Mahasiswa juga terkena dampak dari pandemic covid 19 terutama pada dunia pendidikan dan dikeluarkan nya Surat Edaran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 36962/MPK.A/HK/2020 Tentang belajar online dan bekerja dari Rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, konsumsi fast food melalui pemesanan makan online dengan status gizi mahasiswa dimasa pandemic covid 19. Metode penelitian Desain penelitian ini ialah Cross sectional dengan teknik proportional random sampling terdapat 71 responden,instrument penelitian yang digunakan kuesioner untuk mengetahui status gizi, frekuensi fastfood dan aktivitas fisik mahasiswa serta Uji digunakan Chi-square. Hasil Penelitian menunjukan rata-rata umur responden 20 tahun dengan jumlah responden 27 responden (38,0%), frekuensi konsumsi fast food sebagian besar berada pada kategori sering sejumlah 38 (53,5%). aktivitas fisik sebagian besar berada pada kategori ringan sejumlah 41 (57,7%).bahwa mahasiswa yang berada dalam kategori obesitas sejumlah 32 (45,1%), kemudian dalam kategori tidak obesitas sejumlah 39 (54,9%). tidak ada hubungan frekuensi konsumsi fast food dengan kejadian obesitas p=(0,474) dan ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas p=(0,002).Uji dikatakan bermakna jika nilai P<0,05 antara satu independen terhadap variabel dependen. Kesimpulan Tidak ada hubungan konsumsi fastfood melalui pemesanan makanan online, dan Ada Hubungan Aktivitas Fisi dengan Kejadian obesitas mahasiswa dimasa pandemi covid 19. Kata kunci: Latar Belakang Pandemi covid-19 membuat aktivitas masyarakat menjadi terbatas, karena penyebaran virus corona begitu cepat sehingga membutuhkan penanganan yang tepat baik dari pemerintah maupun masyarakat. Mahasiswa juga terkena dampak dari pandemic covid 19 terutama pada dunia pendidikan dan dikeluarkan nya Surat Edaran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 36962/MPK.A/HK/2020 Tentang belajar online dan bekerja dari Rumah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, konsumsi fast food melalui pemesanan makan online dengan status gizi mahasiswa dimasa pandemic covid 19. Metode penelitian Desain penelitian ini ialah Cross sectional dengan teknik proportional random sampling terdapat 71 responden,instrument penelitian yang digunakan kuesioner untuk mengetahui status gizi, frekuensi fastfood dan aktivitas fisik mahasiswa serta Uji digunakan Chi-square. Hasil Penelitian menunjukan rata-rata umur responden 20 tahun dengan jumlah responden 27 responden (38,0%), frekuensi konsumsi fast food sebagian besar berada pada kategori sering sejumlah 38 (53,5%). aktivitas fisik sebagian besar berada pada kategori ringan sejumlah 41 (57,7%).bahwa mahasiswa yang berada dalam kategori obesitas sejumlah 32 (45,1%), kemudian dalam kategori tidak obesitas sejumlah 39 (54,9%). tidak ada hubungan frekuensi konsumsi fast food dengan kejadian obesitas p=(0,474) dan ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas p=(0,002).Uji dikatakan bermakna jika nilai P<0,05 antara satu independen terhadap variabel dependen. Kesimpulan Tidak ada hubungan konsumsi fastfood melalui pemesanan makanan online, dan Ada Hubungan Aktivitas Fisi dengan Kejadian obesitas mahasiswa dimasa pandemi covid 19. Kata kunci: Fastfood, aktivitas fisik, Obesitas, mahasiswa 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo