Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
KURNIAWATI, LISA
Sunnah, Istianatus
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-12-09 01:56:56
Abstract :
Latar Belakang : Kekurangan vitamin D memiliki pengaruh dalam peningkatan
keparahan serta mortalitas pada pasien Covid-19. Vitamin D dapat digunakan
untuk meningkatkan imunitas serta mencegah hiperinflamasi akibat badai
sitokin pada Covid-19. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran peran
penggunaan Vitamin D pada pasien Covid-19.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental menggunakan
metode literatur review dengan mengkaji jurnal nasional maupun internasional
yang membahas tentang peran penggunaan vitamin D pada pasien Covid-19.
Dengan menggunakan 5 artikel Internasional.
Hasil penelitian : Berdasarkan dari kajian artikel bahwa vitamin D dapat
menurunkan tingkat keparahan dan mortalitas pada pasien yang terinfeksi
COVID-19. Dosis vitamin D yang diberikan untuk mencegah terjadinya
keparahan pada pasien COVID-19 berkisar dari 60.000 IU ? 540.000 IU.
Pemberian vitamin D lebih banyak dalam bentuk injeksi intramuskuler. Parameter
yang digunakan untuk menentukan terjadinya tingkat keparahan pada pasien
COVID-19 meliputi peningkatan vitamin D, penurunan D-dimer, CRP, ESR,
Fibrinogen, IL6, LDH, Feritrin.
Kesimpulan : Peran vitamin D dalam terapi pasien COVID-19, dapat
menurunkan fibrinogen secara signifikan, menurunkan CRP dan D-dimer (tidak
signifikan), menurunkan angka hospitalisasi pasien Covid-19 dan Dosis vitamin D
yang digunakan untuk meningkatan kadar vitaminD pada pasien COVID-19 yaitu
yang berkisar dari 60.000 IU ? 540.000 IU yang diberikan dengan rute pemberian
secara intramuskuler dan dalam bentuk larutan nano peroral.
Kata Kunci : Vitamin D, COVID-19, Dosis vitamin