Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
ASHARI, PUJIANA
Dyahariesti, Niken
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-12-09 02:11:04
Abstract :
Latar Belakang : Penyebaran penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
masih sering dijumpai sehingga diperlukan pemberian vaksin dasar lengkap.
Vaksin merupakan antigen yang sangat rentan dan mudah rusak, sehingga
memerlukan penanganan khusus dalam pengelolaannya. Penyimpanan vaksin
adalah salah satu cara untuk mempertahankan kondisi vaksin agar tidak mudah
rusak dan tetap dalam keadaan baik, dengan demikian kualitas vaksin juga tetap
terjamin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian manajemen
penyimpanan vaksin IDL di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Nusa
Tenggara Barat terhadap standar CDOB 2020.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross
sectional dimana pengumpulan datanya dilakukan secara retrospektif dengan cara
observasi dan wawancara.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan vaksin IDL (Imunisasi
Dasar Lengkap) di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara
Barat secara keseluruhan belum sesuai dengan peraturan. Indikator-indikator yang
telah sesuai dengan aturan yaitu, petugas dan pelatihan sejumlah 33%, bangunan
sejumlah 87%, fasilitas bangunan sejumlah 80%, operasional penyimpanan 82%,
pemeliharaan sejumlah 69%, dan kualifikasi, kalibrasi & validasi sejumlah 67%.
Simpulan : Penyimpanan vaksin IDL (Imunisasi Dasar Lengkap) di Instalasi
Farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat masih belum sepenuhnya
sesuai dengan aturan CDOB tahun 2020 secara umum memperoleh 70%
kesesuaian dalam penyimpanan vaksin IDL.
Kata Kunci : Penyimpanan, Vaksin Imunisasi, Dinas Kesehatan Provinsi