Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
FIBRIANTI, FENI
Dyahariesti, Niken
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-12-09 02:23:27
Abstract :
Latar Belakang: Penggunaan antibiotik yang tidak perlu dapat mengakibatkan
kesalahan dalam melakukan pengobatan seperti terjadi resistensi bakteri pada tubuh.
Kesalahan dalam pengobatan dapat terjadi karena kurangnya informasi yang didapat
oleh masyarakat terkait penggunaan antibiotik yang baik harus berdasarkan anjuran
dan resep dokter. Tujuan penelitian dilakukan untuk menganalisis tingkat pengetahuan
masyarakat tentang penggunaan antibiotik tanpa resep di RW 09 Turi Desa Kepuharjo
Kecamatan Karangploso Malang.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan instrumen penelitian
berupa daftar pertanyaan pada kuesioner. Sampel dari penelitian ini merupakan
masyarakat RW 09 turi desa kepuharjo kecamatan karangploso malang sebanyak 70
responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling
berdasarkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Analisis data dilakukan secara
deskriptif, penilaian skor dan perhitungan persentase.
Hasil: Tingkat pengetahuan responden pada indikator sumber diperoleh antibiotik
tanpa resep memiliki tingkat pengetahuan baik (79%), pada indikator anjuran
menggunakan antibotik tanpa resep responden memiliki tingkat pengetahuan kurang
(37%), pada indikator penggunaan antibiotik tanpa resep responden memiliki tingkat
pengetahuan kurang (37%), dan pada indikator persediaan dan penyimpanan antibiotik
tanpa resep dirumah responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (45%).
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian tentang penggunaan antibiotik tanpa resep di
RW 09 Turi Desa Kepuharjo Kecamatan Karangploso Malang, sebagian besar
responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (50%).
Kata kunci: Pengetahuan, antibiotik, penggunaan