Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
PUTRI SEPTINA WIDYADEWI, PUTU
Oktianti, Dian
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2022-12-09 02:32:06
Abstract :
Latar belakang : Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah arteri yang terus
meningkat yaitu sistol >129 dan/atau diastol >80. Hipertensi memiliki potensi
besar untuk mengalami polifarmasi dan interaksi obat. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengidentifikasi potensi interaksi obat antihipertensi pada pasien
rawat jalan di RS Prima Medika Denpasar periode Oktober-Desember 2021.
Metode : Penelitian ini bersifat retrospektif dengan mengambil 90 sampel data
rekam medis pasien rawat jalan dengan diagnosis hipertensi periode Oktober-
Desember 2021. Potensi interaksi obat dianalisis berdasarkan mekanisme dan
tingkat keparahan interaksi obat menggunakan aplikasi IBM Micromedex®,
www.drugs.com dan jurnal-jurnal pendukung.
Hasil : Berdasarkan jenis polifarmasi, terdapat 89 resep (99%) dengan kategori
polifarmasi minor dan 1 resep (1%) dengan kategori polifarmasi mayor. Dari total
90 resep, didapatkan 34 resep (36%) berpotensi mengalami interaksi obat.
Berdasarkan tingkat keparahannya, didapatkan 4 resep berpotensi mengalami
interaksi mayor (kombinasi Lisinopril/Spironolakton sebanyak 2 resep, kombinasi
Candesartan/Lisinopril sebanyak 2 resep) serta 30 resep berpotensi interaksi
moderate. Berdasarkan mekanisme kerja interaksi obat, didapatkan bahwa 34
resep berpotensi mengalami interaksi obat secara farmakodinamik.
Kesimpulan : Terdapat 34 kasus potensi interaksi obat antihipertensi secara
farmakodinamik pada pasien rawat jalan RSU Prima Medika Denpasar periode
Oktober-Desember 2021 dengan tingkat keparahan mayor sebanyak 4 kasus
(12%), serta moderate sebanyak 8 kasus (88%).
Kata kunci : Hipertensi, Interaksi Obat, Rawat Jalan
Kepustakaan : 28 (2009-2021)