DETAIL DOCUMENT
LITERATUR REVIEW PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BBLR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Rachmawati, Isna
Andayani, Ari
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2022-12-09 02:52:19 
Abstract :
Upaya yang dapat dilakukan dalam mengoptimalkan berat badan pada bayi di samping nutrisi yang diberikan oleh ibu dan salah satu cara lain perlu adanya rangsangan stimulus atau yang biasa di kenal dengan pijat bayi. Salah satu manfaat dari pemijatan bayi yaitu merangsang nafsu makan bayi. dengan dilakukan pemijatan bayi merangsang aktivitas nervus vagus, di mana saraf ini (saraf otak ke-10) yang akan menyebabkan peningkatan kadar enzim penyerapan gastrin dan insulin, sehingga penyerapan makanan akan lebih baik serta meningkatkan persitaltik usus dan pengosongan lambung meningkat yang dapat merangsang nafsu makan bayi. Metode : Penelitian ini merupakan studi literature review atau tinjauan pustaka. Penelusuran artikel publikasi pada Google Scholar, berdasarkan hasil penelusuran di Google Scholar, Garuda dengan kata kunci Pijat bayi BBLR , brith weight ditemukan artikel 93 yang sesuai dengan kata kunci tersebut. Sejumlah 93 artikel dieksklusi karena tidak menjelaskan Pemijatan bayi BBLR. Sebanyak 10 artikel kemudian dilakukan skrining berdasarkan indeks jurnal dan menjelaskan mengenai Pemijatan. Artikel atau jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi diambil untuk selanjutnya dianalisis. Literature Review ini menggunakan literatur terbitan tahun 2018-2022 yang dapat diakses fulltext dalam format pdf. Kriteria jurnal yang direview adalah artikel jurnal penelitian berbahasa Indonesia. Jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi dan terdapat tema hubungan Pijat Bayi terhadap peningkatan berat badan BBLR. Hasil : Penilitian menunjukan hasil manfaat pijat bayi adalah untuk meningkatkan berat badan bayi dan pijat bayi dapat menimbulkan efek biokimia dan fisik yang positif. Pijat bayi menyebabkan peningkatan aktivitas nervus vagus dan akan merangsang hormon pencernaan antara lain insulin dan gastrin. Insulin memegang Peranan pada metabolisme, menyebabkan kenaikan metabolism karbohidrat, penyimpanan glikogen, sintesa asam lemak, ambilan asam amino sintesa protein. Pijat bayi dilakukan 1 kali sehari dalam 15 menit selama 10 hari dan peningkatan berat badan bayi di observasi selama 10 hari, 14 hari dan sampai 4 minggu. Kesimpulan : Berdasarkan kelima jurnal yang telah dibahas ditemukan bahawa Pijat bayi dapat meningkatkan berat badan pada BBLR. Terdapat hubungan antara pijat bayi terhadap peningkatan berat badan BBLR Saran : Pemijatan bayi pada bayi BBLR dapat digunakan sebagai salah satu indikator penambahan berat badan bayi, selain dari pemberian pemenuhan nutrisi bayi . Dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih,ibu bayi yang sudah terlatih, dapat diaplikasikan di RS,Klinik,dan Puskesmas. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo