Abstract :
Latar Belakang : HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan
perhatian sangat serius, terlihat dari penyebaran penyakit yang sangat cepat tanpa mengenal
batas negara dan masyarakat di dunia. Data kasus HIV/AIDS di Jawa Tengah diantaranya
Semarang 1.393 ( 15%), Surakarta 636 (7%) kasus, Banyumas sebanyak 584 (62%) kasus
dan Pati Sebanyak 510 (5,42%) kasus.
Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan sikap siswa kelas VIII sebelum
dan sesudah diberikan promosi kesehatan dengan media audiovisual dalam pencegahan
HIV/AIDS di SMPN 2 Ungaran.
Metode : Pre experiment design dengan pendekatan one group preetest posttest design.
Metode pengambilan sampel Kuota Sampling dengan jumlah sampel 21 responden. Alat ukur
dalam penelitian ini menggunakan kuesioner sebanyak 26 pertanyaan. Penelitian ini
menggunakan uji Paired T test.
Hasil : Sebelum diberikan promosi kesehatan dengan media audiovisual tentang HIV/AIDS
didapatkan nilai rata-rata score 21 responden sebesar 74.43 dan sesudah diberikan promosi
kesehatan dengan media audiovisual nilai rata-rata score 21 responden meningkat menjadi
78.81. Hasil penelitian didapatkan nilai t hitung > t tabel pada uji paired t test yaitu 2,578 >
2,086 yang artinya terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan
dengan media audiovisual.
Kesimpulan : promosi kesehatan dengan media audiovisual meningkatkan sikap siswa dalam
pencegahan HIV/AIDS.
Saran : bagi peneliti selanjutnya untuk dapat mengembangkan penelitian ini dengan
memperluas ruang lingkup penelitian dan menambah variabel pada penelitian.