DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERGAS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
EMANIKA, HETI
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2020-01-08 04:30:06 
Abstract :
Latar Belakang : Infeksi Saluran Pernafasan akut (ISPA) merupakan suatu penyakit infeksi akut yang dapat menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran pernafasan mulai dari hidung hingga alveoli. Riskesdas tahun 2018 melaporkan prevalensi Infeksi Saluran Pernafasan Akut sebesar 9,3%. Di kabupaten semarang tahun 2018 angka kematian balita usia 12-59 bulan sebesar 12,41% per 1,000 KH, penyebab kematian pada balita ini salah satunya gizi buruk. Keadaan gizi yang buruk muncul sebagai faktor resiko terjadinya ISPA. Tujuan : Untuk mengatahui apakah ada hubungan status gizi dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey analitik case control. Jumlah sampel 310 responden , di antaranya 155 sampel kasus dan 155 sampel control Hasil : Status gizi balita dari 155 responden yang menngalami ISPA di dapatkan status gizi baik (85.8%), kurang (14,2%) dan status gizi balita dari 155 responden yang tidak mengalami ISPA yaitu gizi baik (85,2%) , gizi kurang (14,8%). Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai signifikan 1,000 (p-value >0,05). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bergas. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo