Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Immawati, Maurizka Choirunnisa
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2020-01-10 01:27:22
Abstract :
Latar Belakang : Indonesia saat ini menghadapi masalah gizi ganda, yaitu masalah gizi kurang dan gizi berlebih. Prevalensi gizi kurang menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018), di Indonesia dari 18,4% (2007) meningkat menjadi 19,6 % (2013) kemudian menurun lagi menjadi 17,7% (2018). Untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal, di dalam Global Strategy for Infant and Young Child Feeding, salah satu rekomendasi dari WHO/UNICEF merekomendasikan hal penting yang harus dilakukan yaitu salah satunya memberikan MP-ASI sejak bayi berusia enam bulan.
Tujuan : Untuk menganalisis secara deskriptif pengetahuan ibu tentang makanan pendamping ASI bayi usia 6-24 bulan.
Metode : Secara deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai bayi usia 6-24 bulan di Desa Leyangan Ungaran Timur sebanyak 237 orang dan sampel sebanyak 70 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan propotional Random Sampling.
Hasil : Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui bahwa pengetahuan ibu tentang makanan pendamping ASI di Desa Leyangan Kecamatan Ungaran Timur dalam kategori baik sejumlah 35 orang (50%), cukup 26 orang (37,1%), kurang 9 orang (12,9%).
Kesimpulan : Tingkat pengetahuan ibu tentang makanan pendamping ASI di Desa Leyangan dalam kategori baik