Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Swasono, Maulyda Anindyawati
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2020-01-10 02:40:59
Abstract :
degeneratif yang kini mulai menyerang berbagai golongan umur. Dalam upaya
pencegahan penyakit tersebut, strategi peer supportdapat memberikan dukungan
praktis dan emosional untuk kebiasaan secara kompleks yang penting untuk tetap
sehat, serta membantu individu mengatasi berbagai stresor dalam keseharian.
Dalam studi pendahuluan yang dilaksanakan di SMA N 2 Semarang, ditemukan
bahwa sebagian besar responden masih berpengetahuan rendah tentang penyakit
degeneratif dan keseluruhan siswi mengatakan belum pernah ada penyuluhan atau
konseling terkait penyakit degeneratif.
Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan pada
remaja putri sebelum dan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang penyakit
degeneratif dengan metode peer support.
Metode Penelitian :Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment
dengan rancangan One Group Pre-test Post-test. Populasi dalam penelitian ini
adalah siswi anggota ekstrakurikuler PMR dan Dewan Ambalan yang berjumlah
42 siswi, dengan 7 orang sebagai peer sehingga populasi dan sample dalam
penelitian ini berjumlah 35 orang, yang terdiri dari 15 anggota PMR dan 20
anggota Dewan Ambalan. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling.
Hasil : Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai Z hitung sebesar -5,030 dengan p ?
value sebesar (0,000). Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan tingkat
pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang
penyakit degeneratif dengan metode peer support.
Simpulan :Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan pada remaja putri di SMA N
2 Semarang pada sebelum dan setelah dilakukan pemberian pendidikan kesehatan
dengan metode peer support
Saran :Untuk sekolah diharapkan dapat menerapkan metode peer support dalam
lingkungan sekolah