Abstract :
Terjadi perubahan fisik maupun psikis pada masa nifas berupa organ reproduksi dan terjadinya proses laktasi, salah satunya adalah bentuk payudara wanita dan produksi ASI yang berbeda. Menyusui merupakan proses alamiah, namun seringkali ibu-ibu tidak berhasil menyusui atau menghentikan menyusui lebih dini. Hasil studi pendahuluan di wilayah BPM Siwi Indrianti kecamatan Bergas pada bulan Oktober-November 2018 terdapat 15 ibu bersalin. Persalinan normal tanpa indikasi sebanyak 10 orang dan indikasi dengan status rujukan ke RS 5 orang. Terdapat 5 ibu nifas yang mengalami permasalahan pada laktasi yaitu ASI tidak lancar. Oleh karena itu ibu nifas memerlukan tindakan perawatan payudara agar proses menyusui lebih berhasil dan produksi ASI lancar
Tujuan : Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada Ny. S umur 26 tahun P2A0 postpartum 6 jam di BPM Siwi Indrianti, Kecamatan Bergas dengan menggunakan manajemen kebidanan 7 langkah varney
Metode : Metode penulisan yang digunakan penulis dalam pengumpulan data dengan cara wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi
Hasil : Diperoleh hasil bahwa pada Ny. S setelah dilakukan perawatan payudara selama 3 hari, produksi ASI pada ny. S semakin hari semakin lancar
Simpulan : perawatan payudara dapat memperlancar produksi ASI